Senin, 18 Juni 2012

Solusi Gaya untuk Rambut Tipis

-->
Merasa mati gaya karena memiliki rambut tipis. Jangan biarkan itu terjadi, ikutilah trik berikut ini dan dapatkan tampilan memukau dengan rambut lebih berisi. 
-->
Sebenarnya, ada banyak faktor yang menjadi penyebab kerontokan atau penipisan rambut. Sebut saja penyakit, ketidakseimbangan hormon, stres, asupan nutrisi yang buruk, atau sedang menjalani sebuah pengobatan tertentu. Dibanding hanya murung meratapi nasib, yuk…cegah kerontokan dan tambahkan volume pada mahkota kita dengan tip berikut ini.
1. Coba berikan sentuhan warna pada rambut.
Pengonsumsian obat tertentu mampu membuat rambut menjadi lemah sehingga lebih rentan rusak dan rontok. Tapi tidak dengan pewarnaan semi-permanen, asalkan dilakukan dan dirawat dengan baik, langkah ini tidak akan memberikan perusakan pada rambut dan sekaligus mampu membuat rambut tampak semakin bervolume.
Untuk hasil optimal, jangan segan untuk berkonsultasi kepada ahlinya mengenai pemilihan warna yang pas dengan kulit kita. Sebab pemilihan warna yang tepat akan membuat kita tampil lebih segar dan rambut lebih bervolume. Tip : karena pada dasarnya rambut yang diwarnai lebih mudah rusak dan dapat memicu kerontokan. Jadi perawatan rambut yang baik tetap dibutuhkan.
2.  Gunakan produk yang mengembangkan.
Karena biasanya produk pengembang rambut mengandung parafin atau beeswax, jika digunakan secara sering dapat menyebabkan penumpukkan dan membuat rambut mudah patah. Jadi, lebih cermatlah memililih produk pengembang rambut. Pilihlah yang tidak “memberatkan” dan merusak. Misalnya, gunakan mousse.
Kita bisa aplikasikan mousse pada bagian akar ketika rambut masih dalam kondisi basah. Lalu, lanjutkan dengan mengeringkan akar rambut dengan menggunakan hair dryer dan pergunakan bantuan sisir untuk menciptakan tatanan rambut yang mengembang. Berikan sentuhan akhir dengan menyemprotkan hair spray yang ringan agar tatanan rambut bertahan lama.
3.  Cuci rambut ketika kotor.
Untuk memberikan perlindungan pada rambut, langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah dengan membiasakan diri keramas ketika rambut dalam kondisi kotor saja.  Karena jenis rambut halus lebih cepat kotor, maka pemilik rambut jenis ini perlu melakukan keramas lebih sering. Berita buruknya, rambut jenis ini juga rentan mengalami patah-patah. Jadi untuk meminimalisasi efek negatif dari sering keramas, pilihlah sampo dan  kondisioner pengembang yang tepat.
4.  Pilih gaya rambut yang pas.
Penggunaan hair dryer memang tidak menjadi masalah, hanya saja kita harus lebih hati-hati dengan paparan panas yang tinggi pada mahkota kita. Senjata cantik seperti catokan pelurus atau keriting bisa menyebabkan kerusakan dan patah-patah.
Selain itu dapatkan juga gaya rambut yang tepat. Dan potongan pendek sangat disarankan untuk pemilik rambut jenis ini. Berikan tambahan sedikit gelombang atau keriting dan tambahkan layer paling pendek di bagian paling luar rambut kita. Potongan rambut seperti ini bisa mengangkat serta memberikan volume pada rambut. Hindari memiliki rambut yang panjang, yang akan memberikan beban pada rambut dan membuat semakin terlihat tipis.
5.  Lakukan penggelombangan rambut permanen.
Jika masih ingin mempertahankan rambut panjang kita, sentuhan gelombang akan membuat rambut yang halus dan tipis bisa terlihat lebih berisi. Namun harus dipastikan rambut kita dalam kondisi sehat, tidak kering atau rapuh. Untuk mengantisipasi zat kimia yang merusak serta memperoleh hasil yang maksimal, pastikan proses penggelombangan rambut dilakukan oleh yang sudah profesional. (Astrid Anastasia)
-->




Tidak ada komentar:

Posting Komentar